Pemberitahuan Hadi Pranoto tidak ada kaitannya dengan VitaCov





Dari Team Distributor VitaCov kami ingin klarifikasi tentang Prof. Dr. Hadi Pranoto dan VitaCov. Banyak pelanggan VitaCov menanyakan tentang sosok Prof. Hadi Pranoto adalah pencipta suplemen herbal vitacov itu adalah salah besar. Kami dari team VitaCov menginformasikan kembali bahwa VitaCov tidak ada sangkut pautnya dengan video yang viral dari Prof. Hadi Pranoto dan Anji.



Team VitaCov tidak pernah membuat statement bahwa kami adalah obat anti virus yang dapat menyembuhkan pasien positif dalam tempo 2-3 hari. Sedikit informasi tentang VitaCov, kami adalah suplemen vitamin herbal probiotik diproduksi oleh CV-Albaik Herbal yang telah mendapatkan BPOM oleh Pemerintah (dapat diminum tanpa efek samping) yang diformulasikan untuk meningkatkan imun tubuh.



terapi adjuvant penyakit infeksi Virus.
(Lehtoranta 2014)

Kajian VitaCov adalah menghilangkan virus dengan menahan laju infeksi virus yang berkembang didalam saluran pernafasan melawannya menggunakan bakteri probiotik lalu dikeluarkan oleh dahak, feses dan keringat.

Team VitaCov juga tidak pernah mengambil kesimpulan dengan meminum VitaCov akan cepat sembuh seperti normal kembali seperti apa yang diucapkan oleh Prof. Dr. Hadi Pranoto (dimana beliau berbicara bahwa meminum herbal buatannya hanya membutuhkan waktu 2-3 hari menjadi sembuh). Sesuai observasi dari team medis yang menggunakan VitaCov rata-rata pasien yang positif mengkonsumsi antara 6 -10 botol VitaCov selama 6-14 hari atau lebih dimana membantu pembentukan sel-sel imun tubuh yang mampu menghilangkan virus (setelah diswab berkali-kali tergantung dari kondisi pasien atau infeksi yang ditimbulkan oleh virus). 

Berikut adalah percakapan jaringan tenaga medis yang bergabung dengan VitaCov

dari pengalaman team medis, untuk waktu menghilangkan virus
adalah tergantung dari kondisi badan pasien

Oleh sebab itu kami dari Team Distributor VitaCov perlu meluruskan sekali lagi mengenai informasi yang tersebar dimasyarakat tentang VitaCov dan Prof. Dr. Hadi Pranoto. Bahwa VitCov tidak ada korelasinya dan kami adalah produk yang berbeda.