Mengapa Orang Jaman Dahulu Tidak Gampang Sakit

Mengapa Orang Jaman dahulu tidak gampang sakit

Apasih itu Probiotik?

Probiotik adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya. Beberapa contoh pada makanan diet yang mengandung bakteri bermanfaat seperti Bakteri asam laktat (lactic acid bacteria – LAB) sebagai mikrob yang paling umum dipakai.
 

 Penjelasan Dr. Suwardi mengenai 
Mengapa Orang Jaman Dahulu tidak gampang sakit

Tahukah Anda Jumlah Ideal Probiotik dalam Tubuh?

Jumlah Probiotik atau Bakteri Baik orang jaman dahulu sebesar 19jt Bakteri Baik (Probiotik) ini mengapa orang tua dahulu jarang sekali terkena penyakit. Jaman sekarang jumlah probiotik pada orang normal sudah sangat berkurang menjadi 9-11jt Probiotik (Bakteri Baik) dalam tubuh.

Mengapa Jumlah Probiotik dalam Tubuh Berkurang? 

Yang menyebabkan Probiotik berkurang dalam tubuh manusia adalah:

Pola Makan  

Karena jaman sekarang pola makan kita banyak mengandalkan makanan-makanan kemasan seperti fast food, bumbu-bumbu jadi, makanan-makanan yang mengandung pemanis buatan ini adalah salah satu faktor yang menyebabkan jumlah probiotik kita menurun.

Pola Istirahat / Tidur 

Lalu jaman sekarang dimana setiap pekerjaan dibutuhkan target pekerjaan yang cepat sehingga memaksa setiap pekerja untuk melakukan pekerjaan diluar jam kerja (lembur). Sehingga kurang banyak waktu untuk istirahat dan tidur sesuai yang baik bisa juga mengurangi kadar probiotik dalam tubuh.

Pola Lingkungan 

Dengan kondisi lingkungan jaman sekarang yang berbeda dengan jaman dahulu seperti kemacetan, tingkat polusi udara, pestisida dalam buah-buahan dan sayuran dan penggunaan komestik pada wanita juga bisa membuat kadar probiotik sangat menurun.

Itu yang faktor-faktor yang mengakibatkan banyak orang jaman sekarang termasuk saya dan anak-anak dengan mudah sekali terkena penyakit seperti flu, batuk, pilek, pusing, alergi, diare dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh kekurangan jumlah probitik.
 

Makanan dan Minuman Sumber Probiotik

Beberapa makanan berikut ini dikenal sebagai sumber probiotik paling baik, dan akan lebih baik bila Anda konsumsi sehari-hari untuk menjaga kesehatan.

Yoghurt

Salah satu sumber probiotik yang paling banyak diketahui orang, dan paling mudah didapat, adalah yoghurt, terutama yoghurt buatan sendiri. Yoghurt adalah susu yang ditambah dengan probiotik seperti lactobacillus atau acidophilus. Jika membeli di supermarket, perhatikan bahan-bahan tambahan yang terdapat pada produk yoghurt tersebut.

Kefir

Kefir adalah hasil fermentasi susu kambing yang dicampur dengan kefir grain. Selain mengandung bakteri lactobacilli dan bifidus, kefir juga kaya akan antioksidan.

Sauerkraut

Sauerkraut adalah hasil fermentasi dari kol (bisa juga dengan sayur lain). Sauerkraut tidak saja kaya akan probiotik, tetapi bisa juga untuk membantu mengurangi alergi. Sauerkraut juga kaya akan Vitamin B, A, E, dan C.

Tempe

Makanan yang biasanya jadi menu sehari-hari di Indonesia ini juga kaya akan probiotik. Berasal dari fermentasi kacang kedelai, tempe mengandung vitamin B12. Termasuk sebagai makanan vegetarian, tempe juga bisa disajikan dengan digoreng sedikit, dipanggang, atau dimakan dengan salad.

Kimchi

Kimchi adalah Sauerkraut versi Asia. Kimchi adalah hasil fermentasi sawi atau sayuran lain, dan rasanya asin, asam, sekaligus pedas. Biasanya Kimchi disajikan dengan makanan-makanan lain khas Korea. Selain mengandung bakteri yang bermanfaat, Kimchi juga mengandung beta-carotene, kalsium, zat besi, dan vitamin A, C, B1, dan B2.

Vitacov
 
Vitacov adalah suplemen herbal probiotik yang diformulasikan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menambah jumlah Probiotik didalam tubuh anda. Vitacov mengandung Madu, Jahe, Daun Mint, Daun Saga, Temulawak yang bisa menyembuhkan penyakit seperti Flu, Batuk, Pilek, Alergi, Asma, Asam Lambung dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh Imunitas menurun.